Beberapa Cara Dalam Mengatasi Permasalahan Dalam Hubungan Pacaran

Saat hubungan sedang tidak baik, sedang dalam masalah. Biasanya apa yang akan kalian lakukan? Apakah kalian akan mendiamkannya, bersikap bodo amat. Atau akan mencoba untuk membicarakannya langsung. Meskipun keadaan masih panas. Walaupun masih kesel-kesel. Tapi kalian memilih untuk langsung membicarakannya. Karena kalian bukan tipe yang larut dalam masalah. Mungkin beberapa orang memiliki cara yang berbeda. Ada sebagian orang lebih memilih untuk langsung menyelesaikannya. Ada beberapa orang akan memilih untuk menenangkan diri dulu. Dan setelah tenang barulah akan dibicarakan. 

Beberapa Cara Dalam Mengatasi Permasalahan Dalam Hubungan Pacaran

Balik lagi dengan berbagai cara setiap orang dalam menyelesaikan masalah. Pasti ada berbagai cara yang dipilih untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dan dari beberapa cara yang dipilih, ada yang berhasil ada juga yang tidak. Karena setiap orang memiliki cara-cara berbeda dalam menghadapi masalah. Dalam menyelesaikan masalah. Ada yang bisa langsung membicarakannya, ada yang memang harus menunggu sampai dia tenang dulu, baru bisa dibicarakan baik-baik. Dan kita harus bisa menghargai itu. Jangan karena emosi sesaat membuat kita semakin tidak terkendali.

Tidak dapat mengerti pasangan kita, sehingga membuat segala sesuatu nya semakin runyam. Dan itu sangat berbahaya. Jadi penting untuk kita untuk menyesuaikannya. Menyesuaikan dengan pasangan kita. Bagaimana cara dia dalam mengatasi masalah. Jika kita tipenya yang harus dibicarakan langsung sesaat ada masalah. Sedangkan pasangan adalah tipe yang harus menenangkan diri dulu. Ya sudah. Berikan lah dia space untuk bisa berpikir, untuk menenangkan diri. Sehingga dia pun bisa segera tenang dan bisa diajak berbicara baik-baik. Karena jika kalian paksakan, itu juga tidak akan baik untuk kalian berdua.

Karena masih sama-sama dalam keadaan panas. Dan memaksakan harus selesai saat itu juga masalahnya. Malah akan membuat masalah baru. Karena kepala sedang tidak dalam keadaan dingin untuk berpikir dan mengambil keputusan. Jika dipaksakan, bisa-bisa malah salah mengambil keputusan, dan pada akhirnya malah akan disesali nantinya. Jadi belajarlah jaga emosi. Demi kebaikan mu dan kebaikan pasanganmu. Dan itulah yang dibilang kedewasaan dalam berpacaran.

Perbedaan Saat Pacaran Dan Saat Sudah Menikah

Saat pacaran rasanya semua begitu manis, semua begitu berbunga-bunga. Dan banyak yang hal yang indah saat pacaran. Mungkin ada di antara kalian yang saat pacaran, ada yang memiliki nama panggilan sayang-sayang. Dan mungkin ada saat dimana kalian saling memberikan hadiah setiap tahun jadian. Ada masa-masa dimana semua terasa sangat indah, dan berjalan begitu saja. Tanpa harus berpikir panjang. Malam mingguan bersama, random talk, atau melakukan beberapa hal yang seru bersama pacar.

Perbedaan Saat Pacaran Dan Saat Sudah Menikah

Masa-masa pacaran memang sangat menyenangkan. Harus menunggu weekend untuk berkencan, ada jam malam, masih ada batasnya. Dan saat pacaran ada masa dimana saat telponan sebelum tidur. Atau video call sebelum tidur, bahkan sampai tertidur. Dan itu menjadi ritual setiap hari yang tidak boleh terlewatkan. Dan itulah yang membuat semua semakin indah. Dan pagi-pagi akan menunggu ucapan selamat pagi dari pasangan. Jika belum ada ucapan selamat pagi, rasanya tidak semangat untuk memulai hari. Sehingga jika pasangan belum mengabari di pagi hari maka akan di cari, di telpon untuk membangunkannya.

Dan suara baru bangunnya itu akan membuat hati senang. Dan banyak lagi hal yang indah di saat pacaran. Kalau sudah menikah, beda lagi enaknya. Kalian sudah tidak ada jam malam yang harus kalian takutkan untuk pulang terlalu larut. Kalian tidak perlu menunggu pesan dari pasangan untuk mengatakan selamat malam, selamat tidur atau selamat pagi. Karena dia sudah ada di sampingmu. Dia sudah ada di ranjangmu. Dan rasanya lebih membahagiakan. Sudah sah, sudah bisa seranjang tidurnya.

Dan anda akan melihat pasanganmu itu setiap hari, tanpa harus ada yang menghalangi. Menjadi orang pertama dan terakhir yang kalian lihat di sepanjang hari. Dan kalian tidak perlu menunggu sabtu untuk ngedate, dan menghabiskan waktu berdua. Karena setiap hari rasanya sedang nge date. Karena kalian akan berdua terus setiap hari. Apa pun yang kalian lakukan rasanya akan seru dan menyenangkan.

Menjadi Bijak Dalam Menggunakan Media Sosial Dan Jejaringan Internet

Penting untuk kita menjadi seseorang yang dewasa dan bijak dalam bertindak, bersikap dan bertutur kata. Baik secara langsung atau offline maupun secara tidak langsung atau online. Karena sekarang segala sesuatu sudah bersangkutan dengan internet, sudah bersangkutan dengan media sosial. Sudah berhubungan dengan barang elektronik, yang kita tahu sendiri, jika sudah berhubungan dengan media sosial, jejaringan internet, itu sudah sangat luas. Bahkan tidak hanya ranah di Indonesia, tapi seluruh dunia.

Menjadi Bijak Dalam Menggunakan Media Sosial Dan Jejaringan Internet

Dengan perkembangan teknologi, dan zaman, semua semakin dipermudah, dengan menggunakan teknologi. Apa pun itu, semua bidang dibuat semakin mudah oleh orang-orang. Baik dari dalam aspek hiburan, pendidikan, pekerjaan, urusan keagamaan, jual beli dan terutama komunikasi semua nya sudah mulai dialihkan secara online, secara daring. Yang melibatkan gadget, dan internet. Sehingga orang-orang akan semakin mudah dalam berhubungan atau berkomunikasi satu sama lain. Baik satu berada dimana, yang satu dimana. Dan hebatnya tidak ada batasan.

Jadi orang dari seluruh dunia sudah bisa dengan mudah saling berkomunikasi, tanpa harus bertemu dan tatap muka. Sehingga bisa dibilang ini adalah era baru, era digital yang semakin canggih dan semua yang semakin praktis. Sehingga sangat diharapkan akan tanggung jawab dari setiap para pengguna. Karena sekarang semakin mudah orang menggunakan alat komunikasi, media komunikasi ini. Bisa digunakan dari handphone, tablet, ipad, komputer, laptop, ipod, banyak, selama ada internet dan berhubungan dengan internet, semua bisa dilakukan. Sehingga akan membuat siapa saja semakin mudah dalam mengakses dan menggunakannya.

Dan karena penduduk di dunia sangat banyak. Tidak mungkin pemerintah dan kepolisian akan memperhatikan satu persatu. Sehingga dibutuhkan kedewasaan dan kebijakan dari kita tiap-tiap orang dalam dewasa dalam menggunakan media sosial, dalam menggunakan jejaringan internet. Gunakan dan maksimalkan fungsinya secara baik, jangan menggunakannya sebagai tindak kejahatan yang nantinya akan merugikan orang. Karena bukan itu tujuan diciptakan internet. Jadilah orang yang bertanggung jawab dalam menggunakan kemudahan internet ya.

Mulailah Menjadi Pribadi Yang Berani Menegur Dan Menasehati Jika Itu Salah

Jika dalam hidup kalian sering bertemu dengan orang yang dimana sering bersikap plin plan. Dimana seseorang yang sering memiliki sikap acuh tak acuh. Apa yang akan kalian lakukan. Membiarkannya, atau akan menegurnya. Ini dalam konteks, kenal maupun tidak kenal. Karena banyak dari kita tidak suka dengan sikap seperti itu. Tidak suka akan orang yang memiliki sikap yang plin plan, acuh tak acuh, tidak memiliki etika, dan lain sebagainya. Tapi saat ada orang seperti itu, kita tidak berani menegurnya.

Mulailah Menjadi Pribadi Yang Berani Menegur Dan Menasehati Jika Itu Salah

Ada beberapa alasan kenapa orang tidak berani menegur orang yang memiliki sikap seperti ini, baik kenal atau tidak kenal. Untuk kasus orang yang dikenal, dan orang memilih untuk diam, kadang dia berpikir, pertama, ada perasaan tidak enak, takut menyinggungnya. Atau membuat dia sakit hati. Apalagi jika orang tersebut adalah orang yang lebih tua dari anda. Maka lebih besar lagi perasaan tidak enak, makanya hanya dibiarkan, dan dimakhlumi. Karena kalau ditegur juga takut di kira tidak sopan, atau malah akan memperbesar masalah.

Sehingga orang memilih untuk tidak menegur. Dan jika kasusnya adalah orang yang tidak dikenal, orang akan memilih untuk tidak bersuara karena pertama, dipikirnya ini bukan urusannya. jadi tidak mau ikut campur urusan orang. Tidak mau kepo, tidak mau membuat keributan, tidak ingin membuat masalah, atau ya sudah, memakhlumi dengan orang yang sudah memiliki watak seperti itu, sehingga menjadi orang yang bodoh amat. Tapi ini sebenarnya bukan sikap yang baik. Jika kita tidak suka ya katakan.

Jika kita sudah tahu itu tidak baik, ya jangan biarkan orang lain melakukannya. Dan kita membiarkan orang lain melakukan itu. Itu sama saja kita menjerumuskan orang pada sesuatu yang tidak baik. Kita juga harus menegur, jika tahu itu salah. Karena itu bentuk dari kemanusiaan. Bukan soal kepo atau ikut campur urusan orang, tapi jika dia tidak tahu mana yang benar dan salah, dan kita tahu, alangkah baiknya kita menegur dan menasehatinya.

Pandemi Covid-19 Memberikan Banyak Tekanan Mental Pada Siswa

Pandemi covid-19 ini memberikan banyak sekali kegelisahan kepada orang-orang. Dan banyak sekali yang dirugikan karena pandemi ini. Mulai dari kehilangan pekerjaan, kehilangan orang tercinta, dan kehilangan kebebasan. Sehingga banyak orang menjadi uring-uringan menghadapi pandemi ini. Dan semua orang dari berbagai status sosial, berbagai latar belakang merasa dampak buruk dari covid ini. Baik orang tua sampai anak-anak merasakan kesusahan selama pandemi.

Pandemi Covid-19 Memberikan Banyak Tekanan Mental Pada Siswa

Salah satu yang paling merasakan dampak dari covid adalah para siswa. Para anak sekolahan, semua yang biasanya datang ke sekolah, bertemu dengan teman, bersosialisasi, bersentuhan fisik, dan belajar, itu adalah hal yang diinginkan oleh orang-orang. Bahkan kadang banyak anak-anak semangat ke sekolah karena ingin bertemu dengan teman. Ingin bermain dengan teman-teman. Sehingga itu yang membuat mereka semangat untuk kesekolah. Tapi karena pandemi ini. Kegiatan pembelajaran, mau tidak mau di tahan. Karena dilakukan lockdown. Dilakukan PSBB dan PPKM di Indonesia.

Dimana menjaga jarak, Sehingga dihindari kegiatan berkumpul. Dan kegiatan sekolah jadinya dihentikan. Dan pembelajaran dialihkan ke daring. Atau belajar secara online. Jadi anak-anak tetap belajar, sekolah seperti biasa tapi dari rumah. Video call, sehingga sudah dibuat room untuk setiap kelas, dimana semua harus mengaktifkan camera, sehingga guru bisa melihat anak-anak. Dan akan diajarkan seperti biasa. Sehingga anak-anak juga harus mengalami adaptasi dengan keadaan seperti ini. Dan mau tidak mau, semua harus memiliki gadget, harus memiliki kuota, untuk bisa ikut proses belajar mengajar. Dan ini membuat banyak siswa yang merasa tertekan dan stres akan kegiatan ini.

Pertama ada beberapa yang mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan keadaan seperti ini. Ada yang merasa tidak nyaman dengan kegiatan belajar seperti ini. Meskipun bisa melihat teman-teman dari video call. Tapi tetap akan beda rasanya, karena tidak ada sentuhan fisik, tidak bertemu langsung. Sehingga siswa-siswa ini merasa mulai kesepian, dan tidak semangat dalam belajar atau sekolah. Karena tidak bisa bertemu langsung dengan teman-teman. Kangen dengan situasi ramai di kelas, bangku meja sekolah, jajan dikantin. Semuanya, sehingga banyak yang merasa tertekan dan stres dengan situasi seperti ini.

Masyarakat Indonesia Semakin Pintar Memilih Selera Musik

Sekarang jika berbicara soal lagu, sudah banyak genre musik yang ada. Dari musik dangdut, rnb, blues, rock, jazz, metal, pop, banyak lagi. Dan berbahagialah kita yang bisa menikmati musik. Karena musik memiliki banyak sekali manfaat. Dan di Indonesia sendiri, sekarang jika di lihat, untuk perkembangan musiknya sendiri, masih dominan pop, dangdut. Tapi sekarang juga sudah mulai banyak musik indie, musik festival yang masuk.

Masyarakat Indonesia Semakin Pintar Memilih Selera Musik

Orang-orang sekarang semakin tegas dalam memilih selera musik. Jika enak, ya enak, jika enggak, ya enggak. Semakin pemilih. Kalau dulu, musik yang dikenalkan satu arah, musik pop misalnya, lalu nanti ada era musik dangdut. Tapi di Indonesia sekarang ini jika diperhatikan sudah semakin merata. Selera masyarakat semakin luas. Sehingga semua genre mulai terangkat.

Yang dulunya tidak terlalu disorot, sekarang sudah mulai banyak yang tahu. Mungkin karena dulu lebih dikenalkan dengan musik pop dangdut, sehingga musik genre lain pun ikut tenggelam. Atau tertutup, sehingga orang pun sedikit yang tahu jenis musik yang lainnya. Tapi sekarang karena di Indonesia sudah semakin terbuka, maka genre-genre musik yang lain mulai di angkat, dan orang mulai notice akan musik-musik jenis lainnya. Dan akhirnya pengetahuan musik dari orang-orang akan semakin luas, besar, dan mereka semakin bebas memilih genre musik apa yang ingin mereka dengar.

Jadi mereka bisa sangat terbuka akan berbagai jenis musik. Sehingga sekarang sudah terbentuk kubuh-kubuh yang mana suka lagu pop, lagu rock, lagu jazz, lagu indie. Jadi para penyanyi, band baru, juga cepat di angkat dan dikenal, baik dari konser, festival, event. Dan semakin banyak konser-konser kecil yang biasa di adakan. Dan dari situ setiap kubuh mulai berkumpul, sehingga semakin mudah di filter mana yang senang musik aliran indie misalnya, atau musik jazz. Orang semakin pintar memilih selera mereka. Dan semakin kreatif-kreatif juga. Dan di masa pandemi ini musik sudah banyak dilakukan dengan konser virtual.

Bagaimana Cara Mengatasi Dan Keluar Dari Masa Jenuh Dalam Hubungan

Bagi kalian yang dalam masa pacaran dan sedang dalam masa jenuh. Kalian harus kuat ya dalam menjalaninya. Karena dalam hubungan memang tidak jarang untuk orang merasa jenuh. Jenuh dengan yang aktivitas itu-itu saja. Jenuh karena tidak ada hal yang spesial. Dan saat-saat jenuh itu adalah masa kritis. Dan ini penting untuk kita mengerti akan fase ini. Sehingga kita bisa mengantisipasi dalam keadaan seperti ini.

Bagaimana Cara Mengatasi Dan Keluar Dari Masa Jenuh Dalam Hubungan

Saat kita jenuh dalam satu hubungan, dengan satu orang. Karena semua dilakukan selalu sama, aktivitas yang dilakukan itu-itu saja, tidak ada perkembangan, tidak ada inisiatif dari pasangan untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Tidak ada surprise, tidak ada hal yang out of the box. Karena dalam hubungan diperlukan juga saat-saat dimana ada surprise, ada sesuatu yang berbeda. Sehingga hubungan tidak akan monoton, dan ada warnanya juga. Dan saat kalian berada di fase ini, apalagi hubungan kalian yang sudah lama, akan sangat disayangkan jika karena rasa jenuh, dan salah satu dari kalian malah memilih untuk mengakhiri hubungan, atau malah membuat masalah, dalam artian bermain apa.

Mulai mencari kesenangan diluar, menggoda dan mencari selingan. Dan itu berbahaya. Makanya penting sekali untuk komunikasi. Sehingga selalu di prioritaskan dan ditegaskan dalam hubungan dimana, selalu mengkomunikasikan apa pun yang dirasakan. Jika mulai merasa ragu, ya katakan, mulai jenuh ya katakan, marah, sedih, kecewa, semua ungkapkan pada pasangan anda. Jadilah jujur pada pasangan anda. Jangan dipendam sendiri. Karena pasangan tidak akan tahu apa yang anda rasakan, apa yang anda butuhkan jika anda tidak mengatakannya.

Pasangan bukan Tuhan yang bisa tahu isi hatimu saat anda hanya diam dan berharap dia bisa menebaknya. Apa susahnya untuk mengatakan, anda tidak suka ini, anda suka itu. Anda ingin ini, anda ingin itu. Dan jika anda jenuh pun katakan, sehingga kalian bersama bisa mencari jalan keluar. Mungkin dengan mencoba hal baru, pergi ke tempat yang baru yang belum kalian pergi. Atau lainnya.

Tidak Selamanya Menjadi Nakal Berandalan Adalah Keren 

Setiap orang memiliki ketakutan dalam hidupnya. Setidaknya ada satu hal yang dia takuti di dalam dirinya, di dalam hidupnya. Orang seberani apapun, orang sekuat apa pun. Setinggi apa pun jabatannya, pangkatnya, pasti akan ada hal yang dia takuti, ada hal yang dia khawatirkan. Karena jika seseorang sudah tidak memiliki hal yang ditakuti atau dikhawatirkan, maka dia bukan lagi manusia. Memiliki hal yang ditakuti, atau memiliki hal yang dikhawatirkan tidak akan membuat anda menjadi culun atau cupu.

Tidak Selamanya Menjadi Nakal Berandalan Adalah Keren

Banyak orang yang berpikir, jika dia takut, dia akan culun atau terlihat cupu. Tidak, karena semua orang berhak untuk takut, dan tidak lah salah untuk menjadi takut. Asalkan masih dalam batas wajar, masih dapat dikompromi, Jika semua hal di takuti juga tidak baik. Hidup di rasa ketakutan juga tidak baik. Dan terlalu berani juga tidak baik. Butuh ketakutan atau kekhawatiran untuk menjadi rem seseorang dalam bertindak. Sehingga kita bisa lihat perubahan orang selama masa hidupnya. Seseorang yang saat muda bandel nakal, yang rasanya tidak ada rasa takut sama sekali akan apapun. Semua di coba, semua di lakukan.

Tapi setelah menikah semua berubah, semua semakin menjadi terbatas. Dengan kesadaran diri dia membatasi banyak hal di hidupnya. Mulai dari kegiatannya, kebandelannya, sampai dimana dia bisa bertindak dan tidak. Dan itulah yang disebut kedewasaan. Dan itu bukan berarti saat menikah orang menjadi culun dan cupu. Tapi itu adalah sikap dewasa, yang hanya orang tertentu yang bisa melakukannya. Dan itu keren. Banyak yang mengatakan untuk menjadi keren, anda harus berani nakal, berani bandel. T

api keren sesungguhnya adalah orang yang tahu kapan untuk nakal dan kapan untuk berhenti. Tahu batasannya, dan itu keren sesungguhnya, dan tidak semua orang bisa melakukannya. Butuh keberanian dan niat yang besar untuk melakukannya. Dan biasanya kenapa pas menikah, karena pasangan dan anak akan menjadi kekhawatiran seseorang sehingga menjadikannya sebagai pembatas seseorang untuk melangkah lebih jauh.

Membangun Pikiran Menerima Apapun Hasilnya Dari Awal Sebelum Melangkah

Manusia akan selalu merasa ketidak puasan. Dalam bentuk apa pun. Dan itu bekerja di bawah alam sadar manusia. Saat manusia membuat tujuan, membuat goals, revolusi. Manusia akan berusaha untuk mencapainya. Dan saat manusia berhasil mencapainya, manusia akan menambah lagi goals nya, tujuannya yang lebih lagi. Dan akan terus begitu. Karena rasa ketidak puasan itu.  Maka manusia akan terus mengejar, dan men challenge diri sendiri.

Membangun Pikiran Menerima Apapun Hasilnya Dari Awal Sebelum Melangkah

Dan semua itu akan berputar begitu. Mau dilapisi atau ditutupi dengan alasan apapun, ungkapan apapun. Tapi intinya manusia tidak puas. Jika sudah mendapatkan apa yang inginkan, itu tidak akan menghentikan manusia, tapi akan menantang manusia untuk mendapatkan lebih dan lebih lagi. Sebenarnya ada bagus dan tidak akan sifat seperti ini. Bagusnya, manusia menjadi sosok yang berani, dan tidak pantang menyerah. Dan itu dibutuhkan untuk hidup dan bertahan di dunia nyata ini. Selama anda bisa kontrol diri, bisa mengendalikan diri anda.

Itu tidak apa-apa, jika anda ingin terus berusaha, untuk mendapatkan lebih dan lebih lagi. Untuk menjadi lebih besar lagi. Tapi akan menjadi suatu pandangan buruk jika saat anda berusaha, dan anda tidak mendapatkannya, dan membuat anda frustasi. Kecewa berlebih, dan menjadi marah pada orang lain dan diri sendiri. Itu yang membuat ketidak puasan itu menjadi hal buruk. Karena menciptakan kebencian saat itu tidak tercapai. Saat rencana anda berantakan. Ada perasaan tidak terima sehingga mengganggu keseimbangan yang selama ini sudah ada. Belajarlah untuk selalu bersyukur dan menerima, apa pun hasilnya.

Penting untuk menumbuhkan perasaan menerima sejak awal. Anda ingin menjadi lebih, ingin mendapatkan lebih. Tapi jika pada akhirnya anda tidak mendapatkan itu, rencana anda malah kacau, ya sudah terima, dan syukuri itu. Dan itu tidak akan mengubah apa pun. Pemikiran inilah yang harus ditumbuhkan oleh kita, di awal dan setiap memulai sesuatu kegiatan, sesuatu hal. Sehingga anda tetap tenang tetap bijak, tetap dengan kepala dingin, saat mendapati sesuatu yang tidak berjalan dengan baik.