Semua Perempuan Pasti Pernah Mengharapkan Bisa Memiliki Perjalanan Cinta Seperti Fairy Tale

Kebanyakan Wanita Mengharapkan Bisa Memiliki Jalan Cerita Cinta Seperti Di Fairy Tale

Saat kita masih kecil, pasti kita sering menonton film anak-anak. Kita sering menonton kartun, atau fairy tale. Yang dimana menceritakan soal perjalanan cinta seorang putri kerajaan, sampai bertemu seorang pangeran dari kerajaan seberang. Dan mereka akan bertemu, dan akhirnya menjadi pasangan yang sempurna. Kisah cinta yang luar biasa, dan menyenangkan. Dengan naik kuda bertemu dengan pangeran. Dan terutama anak-anak gadis, mereka akan terbawa dalam cerita tersebut. Dan akan diam-diam menghayal. 

Semua Perempuan Pasti Pernah Mengharapkan Bisa Memiliki Perjalanan Cinta Seperti Fairy Tale

Mereka akan menghayal dengan mengganti peran putri itu adalah mereka. Mereka mulai membayangkan seandainya nanti kalian bisa mendapatkan kisah percintaan yang sama seperti di fairy tale, rasanya akan sangat menyenangkan. Rasanya akan luar biasa. Karena kita akan diperlakukan sangat baik oleh pangeran. Dan tidak sedikit anak gadis akan menyimpan mimpi mereka tersebut. Dan bahkan ada beberapa dari mereka membuat standar pasangan yang tinggi. Seperti layaknya seorang ksatria atau seorang pangeran. 

Lucu memang tapi ya itulah dunia fantasi. Cerita fiksi, yang kita bisa buat sedemikian rupa alur ceritanya sehingga, kita pun bisa membuat tokoh utamanya kita sendiri. Tapi balik lagi itu hanyalah cerita semata. Pada nyatanya, tidak semudah itu dalam mendapatkan pasangan. Tidak seindah itu cerita cinta di dunia nyata. Dan tidak ada orang sesempurna seperti pangeran atau ksatria di cerita fiksi atau di fairy tale. Pada nyatanya orang-orang memiliki sedemikian kekurangan. Begitupun dengan kita. 

Sehingga jangan bermimpi terlalu tinggi untuk yang satu ini. Berangan-angan boleh, tapi sampai larut dan menjadi strick dengan itu juga tidak baik. Itu akan merugikan dirimu dan orang sekitar. Karena di dunia ini tidak ada orang yang sempurna. Pada akhirnya kita akan belajar saling menerima kurang dan lebih pasangan, dan kita akan berusaha saling melengkapi kekurangan tersebut, dan akhirnya kalian bisa menjadi pasangan yang ideal. Tidak menjadi pasangan yang sempurna, tapi menjadi pasangan yang serasi, dengan cerita cinta kalian sendiri.